22
Nov ' 18
img
urbangigs
Studio Musik Paling Legendaris Di Dunia. Apa Aja Tuh?
Author: GENERATION-G

Siapa sih yang nggak tahu band-band legendaris macam Queen, The Beatles, sampai Bob Marley and The Wailers? Di balik kegemilangan nama band-band tersebut di tengah belantika musik dunia, studio musik bagaikan saksi bisu perekam perjalanan mereka dalam menumpahkan karya, lho! Menjejakkan kaki ke dalam studio musik untuk melakukan rekaman itu ibarat pelabuhan terakhir sebelum hasil karya didistribusikan ke masyarakat luas. Tapi, pelabuhan akhir ini bukan tempat peristirahatan, tapi jadi medan perang buat para musisi! Nggak hanya menentukan nasib para musisinya, pengaruh gelombang industri musik juga ditentukan dari kualitas yang diproduksi. Yuk, simak studio apa saja yang nggak kalah legendaris dari deretan band yang disebutin di atas!

 

Img source: abbeyroad.com

 

1. Abbey Road

 

Nama Abbey Road adalah nama yang pasti sudah nggak asing di telinga lo. Jelas aja, soalnya The Beatles aja sampai mengabadikan nama tersebut pada judul album mereka. Nah, Abbey Road ini adalah nama salah satu studio musik legendaris yang terletak di London dan berdiri dari tahun 1931. Dua band legendaris seperti The Beatles dan Pink Floyd merupakan sebagian dari band-band besar yang merekam karyanya di studio terkenal ini. Namanya yang melegenda bikin beberapa grup musik di Indonesia juga ikut penasaran dan pada akhirnya melakukan proses rekaman di sana. Gigi dan /Rif misalnya, mereka rela merogoh kocek berkali lipat lebih mahal buat rilisan album dan single-nya di studio ini.

 

 

Img source: matadornetwork.com

 

2. Trident Studios

 

Sistem rekaman multi-track dan sistem suara Dolby pertama kali diberlakukan oleh studio musik yang satu ini. Trident yang berdiri pada 1967 di London, menunjukkan keunggulannya dibandingkan studio Abbey Road dengan menggunakan sistem-sistem tersebut. Nah, di studio ini juga, Queen menelurkan berbagai entitas musiknya, mulai dari single sampai album. Selain itu, beberapa lagu The Beatles, seperti Hey Jude dan Dear Prudence juga direkam di Trident.

 

 

Img source: amainsider.com

 

3. Rolling Stones Mobile Studio

 

Bermula dari kebutuhan grup musik Rolling Stones dalam melakukan produksi rekaman, tercetuslah ide buat bikin Rolling Stones Mobile Studio. Pada awalnya, mereka hanya memanfaatkan rumah sang vokalis Mick Jagger di Stargroves, grup band rock tersebut memboyong berbagai peralatan menggunakan truk kontainer dan melakukan rekaman di rumah Mick Jagger. Akibat jadwal tur yang padat, ide membuat studio musik portable dengan truk kontainer pun dilanjutkan demi memenuhi kebutuhan rekaman mereka. Album Sticky Fingers merupakan salah satu album hasil dari penggunaan mobile studio ini, lho. Setelah itu, berbagai grup musik lain seperti Deep Purple, Iron Maiden, sampai Led Zeppelin pun juga  memanfaatkan keberadaan mobile studio cetusan grup musik rock asal Inggris ini untuk beberapa rilisan mereka.

 

 

Img source: punknews.org

 

4. Lee “Scratch” Perry’s Black Ark

 

Lee “Scratch” Perry’s Black Ark adalah studio musik yang nggak kalah legendarisnya. Berdiri pada 1973, studio ini bisa dibilang cukup berbeda dari yang lain. Secara penyediaan teknologi, studio yang satu ini memang nggak menyediakan alat-alat secanggih tempat lain yang juga berdiri pada masanya. Ia mengedepankan teknik produksi rekaman yang lebih inovatif dan kontemporer. Hal yang diterapkan itu lantas bisa menghasilkan suara-suara yang berbeda dengan produksi dari studio-studio lainnya. Bob Marley and The Wailers adalah salah satu grup musik yang turut merekam perjalanan musiknya di tempat ini. Namun sayangnya, studio rekaman yang berlokasi di Jamaica ini nggak bertahan lama. Perry selaku pemilik, menyadari atmosfer yang nggak mengenakan di tengah perkembangan studio ini, sehingga setelah tahun 1979 ia pun memutuskan untuk menutupnya dan pindah dari Jamaica ke London.

 

 

Img source: jarijariratih.wordpress.com

 

5. Lokananta Studio

 

Studio yang satu ini nggak kalah legendaris dari studio lainnya yang disebutin di atas. Berdiri dari tahun 1956, Lokananta Studio pada mulanya berfokus pada produksi piringan hitam dan kaset. Melihat kesuksesannya dalam memproduksi media-media tersebut, akhirnya pada 1961, studio yang berlokasi di Jawa Tengah ini dijadikan Perusahaan Negara, lho. Nah, penyanyi-penyanyi lokal yang sempat merekam karyanya di sini di antaranya Titiek Puspa dan Bing Slamet. Meskipun telah lama berdiri, eksistensi Lokananta tetap terjaga di dalam negeri. Hal ini dibuktikan dengan adanya event tahunan Record Store Day dan Record Cassette Day. Nggak cuma itu, lokananta live session juga akhirnya kembali di 2018 setelah lama vakum.

 

List di atas menjadi bukti bahwa keberadaan studio rekaman memang turut mempengaruhi alur industri musik yang ada pada zamannya. Karakter-karakter suara yang dihasilkan dan disebarluaskan, secara langsung mempengaruhi preferensi masyarakat penikmat musik yang nantinya akan menentukan perkembangan industri ini selanjutnya. Setuju nggak?

 

SHARE THIS AWESOMENESS!!

Trending

urbangigs

Cerita Kehidupan Musisi Terbaik di Dunia Yang Bisa Jadi Inspirasi Bermusik Lo Makin Kuat!
Bukan cuma bisa kasih penampilan yang memorable, para musisi dunia ini juga bisa memacu inspirasi bermusik! Siapa aja mereka?
Read More

urbangigs

Lagu Jadul yang Paling Sering Diremix Disko Masa Kini
Never too old to make you dance
Read More

urbangigs

Band yang Pernah Sukses Bikin Aransemen Musik dari Lagu Lama
Musik nggak punya tanggal kedaluwarsa. Makanya, lagu lama yang dikasih sentuhan dengan aransemen musik baru juga bisa berjaya di mana-mana. Band-band
Read More

urbangigs

Kira-kira, Apa Ya Arti Lagu Tentang September Ini?
Kira-kira apa ya artinya?
Read More