Grammy Awards 2016 memang sudah selesai, Skrillex & Diplo keluar sebagai pemenang piala Grammy di kategori Best Dance/Electronic Album. Tapi sebenarnya nominator lainnya nggak kalah keren, lho. Siapa saja kah mereka?

Diplo & Skrillex menang lewat album ‘Skrillex And Diplo Present Jack Ü’. Mereka bersaing dengan Caribou yang punya album ‘Our Love’. Sesuai judulnya, Caribou bikin album itu supaya bisa dinikmati untuk semua orang. Album yang punya elemen R&B dan hip hop ini menampilkan kontribusi dari Jessy Lanza dan Owen Pallet. Single pertamanya berjudul ‘Can’t Do Without You.’

Selain itu ada ‘Born In The Echoes’ milik Chemical Brothers. Album ini seperti album comeback Chemical Brothers setelah terakhir merilis ‘Further’ pada 2010. Born In The Echoes yang single pertamanya ‘Sometimes I Feel So Deserted’ ini keluar pasaran pada 17 Juli 2015. Album ini jadi makanan wajib buat DJ Annie Mac, sementara ada juga kritikus yang menyebut album ini lebih ngepop, dan keluar dari akar musik mereka yang memadukan elemen di electronic, trip hop, house, dan techno. 

Nominasi lainnya adalah Disclosure yang punya album ‘Caracal’. Sebanyak 5 lagu dalam album ini dirilis dari kolaborasi keren seperti,  ‘Holding On’ featuring Gregory Porter, ‘Omen’ featuring Sam Smith, ‘Jaded’, ‘Magnets’ featuring Lorde, dan ‘Nocturnal’ featuring The Weeknd. 

Sementara nama terakhir yang masuk nominasi Grammy Awards di kategori Best Dance/Electronic Album adalah Jamie XX lewat karyanya In Colour. Album ini disusun selama 5 tahun. Waktu yang panjang dibutuhkan karena Jamie Smith nggak mau albumnya seperti muncul dari era tertentu. Rekaman musik dance In Colour punya elemen house dan rave. 

 

Tags :
  • EDM
  • ,
  • Dance Music
  • ,
  • Grammy
  • ,
  • Best Electronic Album
  • ,
  • Best Dance Album
  • ,
  • Jack U
  • ,
  • Skrillex
  • ,
  • Diplo
  • ,