Generation-G, prestasi anak bangsa di dunia EDM ternyata pantas dibanggain, lho! Soalnya, Indonesia ternyata punya banyak banget DJ dengan talenta segudang. Sebut aja, DJ eksperimental muda bernama Mahesa Utara.

Mahesa ternyata nggak langsung berkarier di dunia musik dengan menjadi DJ, Generation-G. Pria kelahiran 26 April 1988 ini berkenalan dengan dunia musik terlebih dahulu dengan mendengarkan kaset fusion jazz milik sang ayah, bermain piano klasik, dan bermain drum untuk band ‘Uno’.

Setelah itu, Mahesa mulai mencoba alternatif lain. Pada tahun 2008, Mahesa memproduksi musik dengan komputer dan memutuskan untuk menekuni profesi DJ. Walaupun terhitung masih muda, Mahesa pernah terpilih menjadi opening act DJ ternama dunia Steve Aoki saat tur di Indonesia.

Nggak cuma itu, Mahesa juga punya prestasi segudang lainnya, Generation-G! Pria berusia 28 tahun ini pernah menyabet penghargaan dari IndieRemix Competition 2008 dan pernah membawa pulang REDMA Award for the Best Remix of the Year. Seolah belum cukup, Mahesa terpilih menjadi DJ of the Year dari Paranoia Award tahun 2015 lalu.

Nggak heran, musisi ternama pun tertarik berkolaborasi dengan Mahesa. DJ yang satu ini ditawari mengisi konser Afgan ‘Sound of Love’. Di konser yang diselenggarain Februari 2016 lalu itu, Mahesa membawakan tiga lagu dengan nuansa EDM bersama Afgan. 

So, makin penasaran sama permainan DJ muda satu ini nggak, Generation-G?

 

(Cover Photo: www.thebeatbali.com)

Tags :
  • Mahesa Utara
  • ,
  • DJ Indonesia
  • ,
  • DJ Lokal
  • ,
  • EDM
  • ,
  • Musisi EDM
  • ,